Rabu, 30 Maret 2011

Ah, doa cuma buang-buang waktu !

Doa itu apa sih? doa itu cuma buang-buang waktu ! Udah dibela-belain tiap pagi ikut misa di gereja, eh ternyata doaku gak terkabul ! Males ah !

situasi ini seringkali muncul ketika kita sedang ingin berdoa sungguh-sungguh, karena mengharapkan sesuatu. Sekian lama berdoa, ternyata tidak ada hasilnya, dan malah merasa rugi waktu dan tenaga. 

Wisma on Candid Camera

inilah secuil aktivitas wisma di malam hari....
berbagai ruang yang kosong dimanfaatkan untuk beraktivitas oleh teman teman.

 rapat tim kokerma @ Meeting Room Margasiswa



Senin, 28 Maret 2011

Layanan SMS Center Wisma Mahasiswa

Untuk meningkatkan fasilitas  informasi, Pastoran Mahasiswa memberikan layanan SMS Center Margasiswa Yogyakarta dengan nomor
0877 3800 0054


Setiap program kegiatan kemahasiswaan akan disampaikan pada para mahasiswa katolik melalui nomor tersebut.
Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi kegiatan seputar kemahasiswaan katolik, atau sekedar ingin curhat silakan mengirimkan SMS ke nomor tersebut. Kami akan menanggapi dengan senang hati.

A.M.D.G

Minggu, 27 Maret 2011

Renungan Minggu III/ Prapaskah, 27 Maret 2011

(Yoh 4:5-42; Kel 17:3-7)

Rekan-rekan yang budiman!

Satu hari dalam perjalanannya menuju Galilea, Yesus singgah melepas lelah di dekat sebuah sumur di daerah Samaria. Di situ ia bertemu dengan seorang perempuan yang datang hendak menimba air. Terjadi percakapan di antara mereka. Lambat laun perempuan itu mengenali Yesus sebagai nabi dan sebagai Mesias yang kedatangannya ditunggu-tungu orang sejak lama. Perempuan itu kemudian mengajak orang-orang sekota ikut menemui sang tokoh dan mereka pun menjadi percaya. Begitulah ringkasan isi Yoh 4:5-42 yang dibacakan pada Minggu III Prapaskah tahun A ini. Jalan ceritanya sederhana, tapi kaya akan makna bagi orang zaman sekarang pula.
Pada akhir tulisan ini akan ditunjukkan pula bagaimana Injil ini dapat dipakai membaca kembali peristiwa umat mempertengkarkan kehadiran ilahi yang diceritakan dalam Kel 17:3-7.

Sabtu, 26 Maret 2011

EARTH HOUR, GABUNG YUKS!

Pemanasan Global (global warming) telah menjadi isu yang mendunia. Untuk itu berbagai upaya dan kegiatan dilakukan instansi dan dunia yang berbau lingkungan akibat ketakutan ataupun kesadaran guna menyelamatkan bumi, dan sebagai salah satu langkah bijak untuk kelestarian tempat manusia hidup. Peringatan satu jam untuk bumi yaitu sebuah gerakan yang digagas oleh WWF (World Wide Fund for Nature, juga dikenal sebagai World Wildlife Fund), organisasi konservasi terbesar di dunia, berupa inisiatif global yang mengajak individu, praktisi bisnis, pemerintah, dan sektor publik lainnya di seluruh dunia untuk

Sungguh-Sungguh Terjadi

Jumat malam (25/3) Pastoran mahasiswa mengadakan pendalaman APP di kapel "Batas Suci". Secara spesial, pendalaman APP yang kedua ini dipandu oleh Diakon Nico Octariano SJ. Meskipun dalam suasana hujan deras, dan yang datang hanya 6 orang, namun pendalaman tetap dilaksanakan. "Dimana ada dua atu tiga orang berkumpul dalam namaKu, di situ Aku hadir."

 Jumlah peserta yang sedikit tidak menyurutkan semangat untuk tetap mendalami APP dan saling sharing. 

Jumat, 25 Maret 2011

WASPADA PAKET BOM

Ditengah maraknya teror bom buku yang buat panik masyarakata, barangkali baik bagi anda untuk menyimak informasi ini. Sambil berdoa, tetap waspada!




Paket
1.       Mengeluarkan bau aneh / asing
2.       Sisi-sisi Paket tidak seimbang
3.       Terdapat noda minyak
4.       Adanya potongan Kabel / kawat

Spiritualitas Ignatian Memunculkan pengalaman akan Allah


Dunia sosial pada saat Yesus hidup ditandai kuatnya kekuasaan imperium Romawi yang melulu politis, sistem perpajakan yang didukung oleh militer yang kuat, dan lebarnya jurang perbedaan antara kaya dan miskin. Orang-orang yang tidak mampu membayar pajak akan kehilangan tanah dan harta miliknya, kemudian kehilangan pula kemerdekaannya. Kejayaan Pax Romana dibangun dari sistem pajak dan perbudakan. Para budak yang lari dari majikannya atau siapapun yang mencoba mengancam status quo politik ekonomi akan menghadapi hukuman salib. Situasi sosial masyarakat pada jaman Yesus jelas tidak ideal karena ditandai dengan adanya penjajahan dari pihak kekaisaran Romawi. Dalam situasi tersebut, pengutusan Yesus tetap berciri spiritual dan bukan berciri politis. Dalam diri Yesus, orang akan berjumpa dengan kekuatan dan kehadiran Roh Allah sendiri.

Kamis, 24 Maret 2011

Berkati di Pagi Hari


Tuhan, Engkaulah sumber kehidupanku
dalam kepercayaanku pada-Mu
semoga aku boleh memulai hari ini
dengan kelimpahan berkat-Mu.
Juga bila nanti terjadi padaku
hal yang tak menyenangkan hatiku
berkenanlah Eengkau selalu
menunjukkan cinta-Mu yang lebih penuh padaku.

Tuhan, Engkaulah pecinta langkah-langkah kecilku
dari berkat yang Kauturunkan dari tangan-Mu
semoga aku boleh menerima dan mengalami hari ini.
Semoga semua anugerah-Mu itu benar kusadari
juga di mana aku merasa tak aman dan pasti
dan dicekam ketakutan terhadap segala hal
yang akan menimpa aku kemudian.

Tuhan, Engkaulah pembuat sejarah hidupku
semoga aku aku boleh mempercayakan hari ini pada-Mu
hari yang mungkin akan berlalu
dengan segala teka-teki dan pertanyaannya
tapi juga dengan segala kegembiraan dan keceriaannya.

-ST. BAR SJ-

Tragedi Kecelakaan Bintaro 1987

Tubuhnya kecil, namun tetap berusaha berdiri tegap. Rambutnya yang memutih dan kulit yang sudah berkeriput menandakan dirinya sudah banyak makan asam garam kehidupan. Ke manapun dia pergi, selalu membawa sebuah tas berisi dokumen-dokumen penting. 
 Sosoknya yang amat sederhana tak menunjukkan bahwa sesungguhnya dia adalah salah satu tokoh kunci tragedi kecelakaan transportasi terburuk di negeri ini. Beliau adalah Mbah Slamet Suradio, seorang masinis yang terlibat dalam duel kecelakaan kereta api di Bintaro 24 tahun silam. Kecelakaan tersebut menewaskan lebih dari 156 jiwa, dan menjadi bahan untuk berbagai cerita horror di negeri ini. Bila anda belum tahu mengenai kecelakaan bintaro, silahkan menonton film nya terlebih dahulu. Dari berbagai literature dan artikel di internet, anda akan menemukan bahwa actor utama kecelakaan ini adalah kelalaian beliau, masinis KA 225. Namun demikian, tak banyak orang tahu, terlebih lagi berani bercerita jujur, bahwa sesungguhnya beliau tidak bersalah dalam hal ini.